MEMAKSIMALKAN PERTUMBUHAN DAN MENEKAN ANGKA KEMATIAN TERNAK DAN IKAN, JALAN MENSEJAHTERAKAN PETERNAK


   Salah satu faktor yang mempengaruhi terhadap tingkat keuntungan peternak adalah jumlah ternak dan ikan yang dipanenangka kematian dan efisiensi pakan. Jumlah panen dan efisiensi pakan yang tinggi, angka kematian yang rendah pada ternak dan ikan, maka keuntungan yang akan diperoleh peternak semakin tinggi pula.

Demikian pula sebaiknya, semakin tinggi angka kematian, semakin rendah jumlah ternak dan ikan yang dipanen  maka keuntungan peternak pun akan semakin berkurang, bahkan tidak sedikit yang mengalami kerugian bahkan membawa pada kebangkrutan usaha. Oleh karena itu beberapa perusahaan inti dalam kemitaraan ayam pedaging memberikan tambahan keuntungan atau bonus kepada peternak plasma yang dapat menekan angka kematian sampai 8%.

      Jumlah panen yang rendah dan angka kematian yang tinggi pada ternak dan ikan dapatdisebabkan karena beberapa hal seperti :
1. Bibit yang kurang baik kualitasnya,
2. Serangan penyakit,
3. Kebersihan kandang dan sanitasi kolam yang kurang terjaga,
4. Kesalahan manajeman pemeliharaan,
5. Pakan yang kadaluarsa
6. Dan beberapa faktor lainnya.

Oleh karena itu para peternak diharapkan dapat melaksanakan PANCA USAHA PETERNAKAN :

1. Pemilihan bibit yang baik,
2. Pemberian pakan yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan ternak dan ikan,
3. Pencegahan dan pengendalian penyakit yang kontinyu,
4. Perawatan kebersihan kandang atau sanitas kolam yang baik, peralatan kandang atau kolam yang selalu teraratur dibersihkan, dan
5. Perencanaan pemasaran yang tepat.

             PT. Natural Nusantara sebagai salah satu institusi swasta yang bergerak di bidang Agrokomplek khususnya di sektor peternakan dan perikanan organik memberikan solusi untuk memaksimalkan pertumbuhan ternak dan ikan, menekan angka kematian serta meningkatkan efisiensi pemberian pakan pada ternak dan ikan terutama pada pengoptimalan pertumbuhan dan kesehatan ternak dan ikan sehingga diperoleh ternak dan ikan  yang pertumbuhannya cepat dan sehat. Data pengujian di lapangan, termasuk laporan para peternak ayam pedaging yang telah menggunakan produk NASA membuktikan bahwa ayam pedaging yang memakai produk NASA pertumbuhannya lebih cepat, sebagai data yaitu ayam broiler umur 35 hari sudah mencapai berat 1,9 - 2 kg dengan angka kematian yang rendah rata-rata hanya 5%.  Demikian pula dengan ternak dan ikan yang lain sebagimana tercantum dalam label terlampir di akhir artikel. Dengan hasil seperti ini, peternak tersebut mendapatkan keuntungan yang besar selain dari nilai hasil bagi usaha, juga dari tambahan bonus angka kematian dan FCR yang rendah.




         Pengaruh produk NASA terhadap rendahnya angka kematian disebabkan dari kandungan produk NASA yaitu ViternaPOC NASA dan Hormonik yang memiliki kandungan mineral dan vitamin yang tinggi, ditambah dengan protein yang terdapat pada Viterna semakin melengkapi nutrisi yang dibutuhkan oleh ayam pedaging. Sehingga proses metabolisme dalam tubuh ayam berjalan dengan baik dan produktivitasnya akan maksimal dalam bentuk kesehatan yang prima dan produksi daging yang tinggi dalam waktu yang lebih cepat.



            Formula yang digunakan untuk mendapatkan hasil maksimal tersebut  adalah denganmenggabungkan tiga produk NASA yaitu ViternaPOC NASA dan Hormonik menjadi 1 (satu) larutan indukDosis penggunaannya adalah 1 tutup botol larutan induk dicampurkan pada per10 liter air minum per hari. Satu hari cukup satu kali pemberian. Sebagai keterangan penggunaan produk NASA untuk 1000 ekor ayam pedaging dengan pemeliharaan selama 35 hari adalah 5 botol Viterna, 5 botol POC NASA dan 5 botol Hormonik.




KESAKSIAN PENGGUNAAN PRODUK NASA PADA BIDANG PETERNAKAN 
Komoditas
Peternak
Lokasi
Produksi
Tambahan keuntungan
Produk NASA
Jumlah ternak
Sebelum
Sesudah
Domba pedaging
Suharjo
Bantul, DIY
Domba kecil :
7,5 kg
Domba kecil :
9,5 kg
Nafsu makan meningkat, Pertumbuhan cepat,
Bau kotoran berkurang
Tidak ada pakan sisa

Daging setelah dipotong tidak ada gajihnya
VTN, Hormonik
40 ekor
Sapi potong
Agus
Magelang, Jawa Tengah
Berat sapi umur
3 tahun : 600-700 kg
Berat sapi umur
3 tahun : 450-550 kg
Bau kotoran berkurang
Kesehatan meningkat
Kualitas daging yang meningkat dengan kadar protein lebih tinggi dari kadar lemaknya
VTN, POC NASA, HORMONIK
40 ekor
Jenis : Simmental dan limousin
Sapi Perah PFH
Yadi
Sleman, DIY
Produksi susu :
12 liter/ekor/hari

Kadar lemak susu :
3,5

Total solid : 11
Produksi susu :
15 liter/ekor/hari

Kadar lemak susu :
3,9 – 4

Total solid : 12
Nafsu makan meningkat

Tidak ada sisa pakan

Bau kotoran berkurang

Setiap tahun beranak
VTN
10 ekor
Umur 30 bulan
Berat 390 – 400 kg
Ayam broiler
H. Abdul Hamid
Kediri, Jawa Timur
Angka kematian : 25-30 Ekor/hari

Angka Afkir ayam muda : 100-200 ekor per periode

Berat ayam umur 35-37 hari : 1,7 kg
Angka kematian :
< 10 ekor/hari

Angka afkir ayam muda : < 15 ekor per periode

Berat ayam umur 35-37 hari : 1,8 kg
Pertumbuhan ayam merata

Bau kotoran berkurang, tidak menyengat
VTN, POC NASA, Hormonik
26.000 ekor
Burung Puyuh
 Sarjo Kartono
Sleman, DIY
Produksi telur : 
 800 butir/hari

Konsumsi pakan
Per 1 bulan : 15 zak
Produksi telur : 
 1.300 butir/hari

Konsumsi pakan
Per 1 bulan : 13 zak
Kulit telur lebih kuat

Bau kotoran berkurang drastis
VTN, POC NASA, Hormonik
1500 ekor
Umur 5 bulan
Bebek petelur
Baidowi
Banyuwangi, jawa Timur
Produksi Telur :
70 -  75 butir/hari
Produksi Telur :
125 - 130 butir/hari
Ukuran telur lebih besar
Bau kotoran berkurang
VTN, HRN, AMNE
150 ekor
Umur 2 tahun
Ayam Arab
Arsyad
Banjar, Kalsel
Kematian : 45%

Umur layak saat dijual :  4 bulan

Umur mulai
bertelur :
5 bulan
Kematian : 20%

Umur layak saat dijual :  3 bulan

Umur mulai
bertelur :
4 bulan
Bau kotoran berkurang
Mengurangi stress dan meningkatkan kekebalan tubuh
VTN, POC NASA, Hormonik
1000 ekor
Ayam kampung
Anwar
Sleman, DIY
Berat ayam 58 hari :
7 ons
Berat ayam 58 hari
8-9 ons
Bau kotoran berkurang
Mengurangi stress dan meningkatkan kekebalan tubuh
VTN, POC NASA
4000 ekor
Ayam Petelur
Kusno
Magetan, Jawa Timur
Produksi telur umur ayam 6 bulan : 60%

Umur 90 hari ayam baru mulai bertelur

Umur 18 bulan ayam sudah diafkir
Produksi telur umur ayam 6 bulan : 80 %

Umur 80 hari ayam sudah mulai bertelur

Umur 18 bulan,ayam masih produktif
Kulit telur lebih kuat
Bau kotoran berkurang
Mengurangi stress
VTN
700 ekor
Ulat Sutera
Syahrudin
Enrekang, Sulsel
Produksi kokon
 1 box = 25-29 Kg

Warna kokon kuning
Produksi kokon
 1 box = 30-40 Kg

Warna kokon putih cemerlang
Nafsu makan ulat meningkat
Kokon lebih besar dan
Keras
Kematian ulat berkurang
VTN
Luas lahan
 40 are

KESAKSIAN PENGGUNAAN PRODUK NASA PADA SEKTOR PERIKANAN  
Komoditas
Peternak
Lokasi
Produksi
Tambahan keuntungan
Produk NASA
Jumlah ternak
Sebelum
Sesudah
Udang Galah
Priyo
Sleman, DIY
Panen umur 90 hari : 75 kg

Konsumsi Pakan : 225 kg
Panen umur 90 hari :
83 kg

Konsumsi Pakan :
175 kg
Nafsu makan meningkat,

Pertumbuhan cepat,

Angka kematian hanya 100 ekor sampai umur 54 hari
TON, POC NASA, VITERNA
5.000 ekor

Luas lahan :
400 m2





Udang Windu
H. Syafiq
Kendal, Jawa Tengah
Jarang berhasil atau panen
Panen 2 kuintal dari tebar udang 20.000 ekor dengan size 25, 30 dan 40
Nafsu makan meningkat,

Pertumbuhan cepat,
TON, POC NASA
20.000 ekor

Luas lahan :
3000 m2
Lele
Zainudin
Magelang, Jawa Tengah
Konsumsi Pakan 35.000 ekor :
52,5 zak

Angka kematian
 > 10%
Konsumsi Pakan 35.000 ekor :
 35 zak

Angka kematian
 < 3%
Nafsu makan meningkat,

Pertumbuhan cepat,
TON, VITERNA,
POC NASA, Hormonik
35.000 ekor

Lama pemeliharaan : 50 hari dari size 3-5
Gurami
Suhardi Martono
Bantul, DIY
Angka kematian : 50%
Angka kematian :
< 10%
Nafsu makan meningkat,

Pertumbuhan cepat,

Daging lebih padat dan kuat
VTN, POC NASA, Hormonik
10.000 ekor
Size : 2-3 cm

Luas lahan :
421 m2
Patin
Sabri
Banjar, Kalsel
Panen : 6000 ekor

Bobot saat umur
 7 bulan baru mencapai 8 ons
Panen : 8000 ekor

Bobot saat umur
 7 bulan sudah mencapai 10 ons (1 kg)
Nafsu makan meningkat,

Pertumbuhan cepat,

Daging lebih padat dan kuat

Pertumbuhan lebih seragam
VITERNA,
 POC NASA,
10.000 ekor

Luas lahan :
340 m2
Ikan hias
H. Barus
Deli Serdang, Sumatera Utara
Baru bisa panen setelah 3 bulan dipelihara


Sudah bisa dipanen setelah 2 – 2,5 bulan dipelihara
Nafsu makan meningkat,

Pertumbuhan cepat,

Hasil meningkat 15-20%

Angka kemtian turun dari 100%
TON,
VITERNA

Bandeng
H. Achmad Saifudin
Kerawang, Jawa Barat
Kepadatan ikan :
4.000 – 5.000 ekor/ha
Kepadatan ikan :
7.000 ekor/ha
Nafsu makan meningkat,

Pertumbuhan cepat,

Panen : 20 ton /ha
TON,
VITERNA
POC NASA,

Kepiting/Sangkak
Saparida Lubis
Langkat, Sumatera Utara
Peningkatan bobot hanya 65-75 kg

Angka kematian :
5-10%
Peningkatan bobot
95 kg

Angka Kematian :
0-5%
Nafsu makan meningkat,

Pertumbuhan cepat,
VITERNA
POC NASA, HORMONIK

Ikan Emas
Sukanto
Tanggamus, Lampung
Produksi ikan selama 40 hari :
8,5 kuintal
Produksi ikan
selama 40 hari :
10 kuintal
Nafsu makan meningkat,

Pertumbuhan cepat,
TON,
VITERNA

Nila
Muhammad Arsyad
Banjar, Kalsel
Angka kematian :
50 %

Panen 1 kg isi 4 ekor butuh waktu 3,5 bulan
Angka kematian :
15 %

Panen 1 kg isi 4 ekor waktunya hanya
2,5 bulan
Nafsu makan meningkat,

Pertumbuhan cepat,

Penghematan pakan : 12 jala hanya butuh 120 zak
VITERNA
POC NASA, HORMONIK

Pembenihan lele
Tahmid
Bantul, DIY
Pemeliharaan
1 minggu hanya menghasilkan
1 ukuran  (size 2-3)



Induknya menghasilkan telur 50.000 bibit telur
Pemeliharaan
 1 minggu menghasilkan
2 ukuran  (size 2-3 dan 3-5)


Induknya menghasilkan telur 70.000 bibit telur
Nafsu makan meningkat,

Pertumbuhan lebih cepat

Angka kematian kecil
POC NASA,
HORMONIK



0 Response to "MEMAKSIMALKAN PERTUMBUHAN DAN MENEKAN ANGKA KEMATIAN TERNAK DAN IKAN, JALAN MENSEJAHTERAKAN PETERNAK"

Posting Komentar

ORDER CEPAT


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

HUBUNGI KAMI



PROFIL P.T. NASA